Rabu, 11 Maret 2026, WIB
Breaking News

Kamis, 11 Des 2025, 22:05:32 WIB, 143 View Wisnu Ramadan, Kategori : Lingkungan

SUBANG – ruangargumen.com | Isu climate change bukan cuma bahan tongkrongan, tapi butuh aksi nyata! Kamis (11/12/2025), suasana di rumah pembibitan mangrove Dusun Mulyasari, Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, pecah banget dengan energi positif.

​Dua kekuatan besar, Bank BJB dan YLNI (Yayasan Lingkungan Nusantara Indah), resmi "jadian" dalam sebuah kolaborasi epik untuk menyelamatkan pesisir utara. Momen ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Irwan (perwakilan Bank BJB) dan Endra Priatna (perwakilan YLNI).

​Gak main-main, acara ini disaksikan langsung oleh Kades Anggasari, Sukendi, dan Cece Rahman dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang.

​Bukan Sekadar Seremonial

​Endra Priatna dari YLNI dalam sambutannya spill rasa terima kasihnya ke Bank BJB. "Kita siap gaspol melaksanakan amanah ini sesuai kesepakatan. Ini langkah konkret buat bumi," ujarnya.

​Sementara itu, Irwan dari Bank BJB menegaskan bahwa kondisi pesisir Laut Jawa lagi nggak baik-baik saja. Banjir rob bikin aktivitas ekonomi dan sosial warga terganggu parah. Makanya, BJB turun tangan.

​"Kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab kami terhadap kondisi alam yang terdampak rob. Kita tahu kondisi pesisir Laut Jawa hampir semuanya berdampak buruk bagi masyarakat dan alam sekitar. Ini adalah kontribusi nyata kami sebagai Tanda Mata Untuk Negeri," tegas Irwan.

​Simbiosis Mutualisme: Alam Sehat, Dompet Selamat

​Cece Rahman dari DLH Subang kasih apresiasi setinggi langit buat gerakan ini. Targetnya nggak main-main: 10.000 bibit mangrove!

​Menurut Pak Cece, gerakan ini punya efek domino yang keren. Selain bikin alam healing, warga lokal juga bisa terpacu buat ikutan membibitkan mangrove di halaman rumah.

​"Ini kegiatan positif banget. Masyarakat jadi termotivasi, dan ini bisa jadi alternatif pendapatan tambahan. Jadi ada simbiosis mutualisme; kepedulian lingkungan jalan, ekonomi warga pesisir juga naik kelas," kata Cece.

​Next Level: 10 Hari Aksi Nyata

​Setelah sesi pembukaan yang warm banget, acara dilanjut dengan penyerahan bibit secara simbolis dan penanaman langsung di lokasi pembibitan. Tapi aksi nggak berhenti di situ, Guys.

​Selama sepuluh hari ke depan, tim satgas dari YLNI bakal terjun langsung menanam ribuan mangrove tersebut di Petak 21, area yang berada di bawah pengelolaan Perhutani.

​Mitigasi Iklim Paket Komplit

​Gerakan ini adalah jawaban buat kerusakan lingkungan yang makin worrying. Solusinya pun dibuat paket komplit. Nggak cuma mangrove, mereka juga bakal menanam pohon kayu-kayuan dan buah-buahan. Plus, isu pengelolaan sampah di wilayah pesisir juga jadi concern utama yang bakal digarap barengan.

​So, buat lo anak muda Subang dan sekitarnya, yuk mulai peduli sama lingkungan! Kalau bukan kita yang jaga bumi, siapa lagi? 

​#BankBJB #YLNI #SubangHijau #SaveMangrove #TandaMataUntukNegeri #GenZPeduliLingkungan #ClimateAction



Pemilihan Raya DEMA STAI Darussalam Kunir Berlangsung Khidmat,Dimeriahkan Bagi Takjil & Buka Bersama
Kamis, 05 Mar 2026, 15:53:33 WIB, Dibaca : 90 Kali
LH Subang: Pengurangan Armada dan Infrastruktur di TPS Jalupang Jadi Kendala Pengelolaan Sampah
Selasa, 03 Mar 2026, 23:20:08 WIB, Dibaca : 159 Kali
Kadis LH Subang H. Andri Mulya Ingatkan Dapur Makan Bergizi Gratis Wajib Ramah lingkungan
Selasa, 03 Mar 2026, 21:52:33 WIB, Dibaca : 62 Kali



Tuliskan Komentar