
Subang — ruangargumen.com | (08/02/2026) Brigade Intisab PUI Kabupaten Subang menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) SAR dan Tanggap Bencana selama tiga hari, pada 6–8 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kader gerakan yang diproyeksikan sebagai garda depan pengabdian PUI dalam merespons persoalan kebencanaan dan kemanusiaan.


Pelaksanaan Diklat dibagi ke dalam dua lokasi. Hari pertama dilaksanakan di DPD PUI Kabupaten Subang, dengan fokus pada pembekalan materi dasar, orientasi gerakan, serta penguatan nilai ideologis Intisab.
Sementara itu, hari kedua dan ketiga dilanjutkan di Bumi Perkemahan Ranggaulung, sebagai ruang praktik lapangan yang menitikberatkan pada simulasi, ketahanan fisik, serta kesiapsiagaan peserta dalam menghadapi kondisi medan yang nyata.
Ketua Pelaksana Diklat, M. Alvian Rizky Pratama, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi sebagai proses pembentukan karakter kader Brigade Intisab.
“Diklat SAR dan Tanggap Bencana ini bertujuan mencetak kader Brigade Intisab yang siap turun di banyak medan. Kader yang tidak hanya hadir secara simbolik, tetapi benar-benar bergerak dan berdampak bagi umat. Ini adalah bagian dari ikhtiar membangun barisan pengabdian yang sigap, berani, dan berorientasi pada kerja nyata,” ujarnya.
Materi yang diberikan dalam Diklat ini meliputi dasar-dasar Search and Rescue (SAR), manajemen tanggap bencana, pertolongan pertama, simulasi evakuasi korban, hingga penguatan kedisiplinan dan kerja tim. Pemilihan lokasi alam terbuka di Ranggaulung dimaksudkan untuk mengasah daya tahan, kekompakan, serta kepekaan peserta terhadap dinamika lapangan.
Lebih dari sekadar agenda pelatihan, Diklat ini menjadi penegasan posisi Brigade Intisab PUI sebagai instrumen strategis organisasi dalam kerja-kerja kemanusiaan. Brigade Intisab diharapkan tumbuh sebagai kekuatan relawan yang terlatih, solid, dan konsisten, serta mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam situasi darurat.
Melalui kegiatan ini, PUI Kabupaten Subang menaruh harapan besar agar Brigade Intisab menjadi barisan kader yang siap diuji di medan pengabdian, bekerja dengan disiplin, dan menjunjung tinggi nilai keikhlasan. Dengan semangat Intisab, Brigade Intisab PUI diharapkan terus hadir sebagai gerakan yang tidak banyak bicara, tetapi nyata dalam tindakan—bergerak, melayani, dan memberi dampak bagi umat dan kemanusiaan.
Kamis, 05 Mar 2026, 15:53:33 WIB, Dibaca : 67 Kali |
Selasa, 03 Mar 2026, 23:20:08 WIB, Dibaca : 148 Kali |
Selasa, 03 Mar 2026, 21:52:33 WIB, Dibaca : 49 Kali |