
SUBANG – ruangargumen.com | Solidaritas tanpa sekat kembali ditunjukkan di pesisir utara Subang. Blazer Indonesia Club (BIC) tidak bergerak sendirian; kali ini mereka menggandeng kekuatan sipil dan akademisi dalam sebuah aksi kolosal peduli bencana dan lingkungan.
Berkolaborasi dengan Yayasan Lingkungan Nusantara Indah, gerakan Aksi Desa Peduli Sampah, serta aktivis mahasiswa dari PMII & Kopri Subang, BIC mengubah hobi otomotif menjadi gerakan kemanusiaan yang masif.
Bergerak untuk Anggasari, Pamanukan, dan Muara Blanakan
Fokus utama kegiatan ini adalah meringankan beban warga terdampak bencana banjir. Rombongan gabungan ini menyisir tiga titik krusial: Desa Anggasari, Pamanukan, dan Muara Blanakan.
Bantuan berupa paket sembako dan pakaian layak pakai didistribusikan langsung kepada warga. Sinergi antara anggota BIC dan rekan-rekan PMII & Kopri Subang memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran, membawa senyum bagi mereka yang tengah memulihkan diri pasca-bencana.
Aksi Iklim: 52 Pohon untuk Benteng Pesisir
Menjawab tantangan krisis iklim, kolaborasi ini juga menyasar pemulihan ekosistem lahan basah. Didampingi oleh pakar dari Yayasan Lingkungan Nusantara Indah, tim gabungan melakukan penanaman 52 bibit pohon mangrove.
Jumlah ini bukan sekadar angka, melainkan simbol harapan baru untuk mitigasi abrasi dan pemulihan ekosistem di wilayah tersebut.
Ketua Umum Blazer Indonesia Club, Rasim Rusdianto, menekankan pentingnya aksi kolektif ini.
"Ini bukan hanya tentang otomotif. Bersama Yayasan Lingkungan Nusantara Indah, Aksi Desa Peduli Sampah, dan adik-adik mahasiswa PMII & Kopri, kami membuktikan bahwa mitigasi perubahan iklim dan kepedulian sosial bisa dilakukan bersama-sama. 52 pohon mangrove ini adalah investasi oksigen dan pelindung bagi anak cucu kita di pesisir," ujar Rasim.
Peluncuran BIC Reaksi Cepat (BRC)
Di sela-sela aksi kemanusiaan tersebut, BIC juga meresmikan unit BIC Reaksi Cepat (BRC). Unit ini diproyeksikan menjadi garda terdepan komunitas dalam merespons situasi darurat, baik bencana alam maupun kendala teknis anggota.
Sutan, dari Bidang Sosial (Bidsos) BIC, menjelaskan bahwa kehadiran BRC akan memperkuat peran komunitas di masa depan.
"Kami ingin memastikan bahwa ketika bencana memanggil atau anggota membutuhkan bantuan teknis, BRC siap hadir. Semangat gotong royong hari ini di Desa Anggasari menjadi fondasi kuat bagi BRC," jelas Sutan.
Apresiasi Setinggi-tingginya
Aksi ini menuai apresiasi luas karena berhasil memadukan berbagai elemen masyarakat—dari penghobi otomotif, aktivis lingkungan, hingga mahasiswa—dalam satu barisan mitigasi perubahan iklim dan penanggulangan bencana. Langkah nyata di lahan basah Subang ini diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut serta menjaga bumi dan sesama.
Tentang Blazer Indonesia Club (BIC):
Komunitas pemilik dan penggemar mobil Opel/Chevrolet Blazer di Indonesia yang mengedepankan nilai kekeluargaan, solidaritas sosial, dan kontribusi positif terhadap masyarakat serta lingkungan hidup.
Kamis, 05 Mar 2026, 15:53:33 WIB, Dibaca : 67 Kali |
Selasa, 03 Mar 2026, 23:20:08 WIB, Dibaca : 149 Kali |
Selasa, 03 Mar 2026, 21:52:33 WIB, Dibaca : 50 Kali |