Senin, 09 Maret 2026, WIB
Breaking News

Rabu, 28 Jan 2026, 09:55:46 WIB, 143 View Wisnu Ramadan, Kategori : Dunia Islam

PUNCAK – ruangargumen.com | Citra megah Masjid Atta'awun Puncak seketika runtuh saat Dedi Mulyadi (KDM) melakukan inspeksi mendadak ke area fasilitas masjid tersebut. Dalam video yang beredar, KDM tak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat melihat kondisi fisik bangunan yang dinilai sangat memalukan untuk sekelas ikon wisata Jawa Barat.

​"Ngerakeun (memalukan)!" tegas KDM saat menunjuk atap bangunan di area belakang yang jebol dan menjuntai, seolah menunggu waktu untuk rubuh menimpa jemaah. Tak hanya atap, KDM juga menemukan bohlam lampu yang penuh sarang laba-laba, menyindirnya dengan pedas, "Eta lampuna ge 7 tahun tara diganti (Itu lampunya saja 7 tahun tidak pernah diganti)."

​Namun, kebobrokan fasilitas ini hanyalah puncak gunung es. Investigasi lebih lanjut mengungkap anomali keuangan yang jauh lebih mengejutkan.

Gaji Karyawan Ditanggung Pemprov, Beban DKM Harusnya Ringan

​Fakta menohok terkuak saat KDM menginterogasi pengurus DKM di lokasi. Sang pengurus mengakui bahwa gaji karyawan masjid selama ini dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

​Pengakuan ini sontak memancing pertanyaan besar. Jika beban gaji SDM—yang biasanya menjadi pos pengeluaran terbesar—sudah ditalangi uang rakyat lewat APBD, kemana larinya pendapatan mandiri masjid yang nilainya disinyalir miliaran rupiah per tahun?

​"Karyawan masjid mah digaji ku Pemprov kan? Memang butuh berapa (biayanya)? Harus bikin perencanaan yang bener. Ngerakeun harga diri!" cecar KDM.

INVESTIGASI: Parkir 30 Juta/Bulan, Belum Termasuk "Raksasa" Komersial Lainnya

​Berdasarkan penelusuran tim media, aliran dana yang masuk ke kas Masjid Atta'awun ternyata sangat fantastis, membuat kondisi fasilitas yang "kumuh" menjadi tidak masuk akal.

  1. Setoran Parkir Rp 30 Juta per Bulan: Data lapangan menyebutkan bahwa pengelola parkir menyetorkan rata-rata Rp 30 juta setiap bulannya ke kas masjid. Artinya, dalam setahun, masjid menerima Rp 360 juta hanya dari kendaraan yang berhenti. Dana sebesar ini seharusnya lebih dari cukup untuk sekadar mengganti atap jebol atau membeli cat anti-jamur berkualitas, tanpa perlu menunggu bantuan pemerintah.
  2. Misteri Setoran RM Alam Sunda & Sewa ATM: Kejanggalan semakin menjadi-jadi jika melihat deretan bisnis di lahan masjid.
    • Rumah Makan Alam Sunda: Sebagai salah satu restoran tersibuk di kawasan Puncak, berapa nilai kontrak sewa atau bagi hasil yang disetorkan ke DKM? Angkanya dipastikan bukan recehan.
    • Deretan Mesin ATM: Terdapat banyak mesin ATM dari berbagai bank di lokasi tersebut. Biaya sewa lokasi untuk ATM (off-site) di area wisata strategis umumnya bernilai belasan hingga puluhan juta rupiah per unit per tahun.

Publik Menuntut Audit: Uang Umat Menguap Kemana?

​Jika dikalkulasikan: (Setoran Parkir + Sewa RM Alam Sunda + Sewa Deretan ATM + Kotak Amal/Infaq) - (Gaji Karyawan 0 Rupiah karena dibayar Pemprov) = SURPLUS DANA FANTASTIS.

​Lantas, kenapa membeli bohlam lampu saja tidak mampu? Kenapa alasan "cuaca dingin" masih dipakai untuk menutupi cat dinding yang berjamur?

​Kondisi kontradiktif antara "pendapatan sultan" dan "fasilitas memprihatinkan" ini memicu dugaan adanya miss-manajemen parah atau bahkan kebocoran anggaran yang sistematis di tubuh DKM.

​Kunjungan KDM telah membuka mata publik bahwa di balik kemegahan kubah Atta'awun, terdapat manajemen anggaran yang "gelap". Publik kini mendesak transparansi: Apakah perlu menunggu atap benar-benar ambruk menimpa umat, baru anggaran yang mengendap itu dikeluarkan?



Pemilihan Raya DEMA STAI Darussalam Kunir Berlangsung Khidmat,Dimeriahkan Bagi Takjil & Buka Bersama
Kamis, 05 Mar 2026, 15:53:33 WIB, Dibaca : 68 Kali
LH Subang: Pengurangan Armada dan Infrastruktur di TPS Jalupang Jadi Kendala Pengelolaan Sampah
Selasa, 03 Mar 2026, 23:20:08 WIB, Dibaca : 149 Kali
Kadis LH Subang H. Andri Mulya Ingatkan Dapur Makan Bergizi Gratis Wajib Ramah lingkungan
Selasa, 03 Mar 2026, 21:52:33 WIB, Dibaca : 50 Kali



Tuliskan Komentar


A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: file_get_contents(https://nominatim.openstreetmap.org/reverse?lat=39.9625&lon=-83.0061&format=json): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 429 Too many requests

Filename: phpmu-ciek/template.php

Line Number: 185

Backtrace:

File: /home/ruan1645/public_html/application/views/phpmu-ciek/template.php
Line: 185
Function: file_get_contents

File: /home/ruan1645/public_html/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/ruan1645/public_html/application/controllers/Berita.php
Line: 59
Function: load

File: /home/ruan1645/public_html/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'display_name' of non-object

Filename: phpmu-ciek/template.php

Line Number: 188

Backtrace:

File: /home/ruan1645/public_html/application/views/phpmu-ciek/template.php
Line: 188
Function: _error_handler

File: /home/ruan1645/public_html/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/ruan1645/public_html/application/controllers/Berita.php
Line: 59
Function: load

File: /home/ruan1645/public_html/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'display_name' of non-object

Filename: phpmu-ciek/template.php

Line Number: 199

Backtrace:

File: /home/ruan1645/public_html/application/views/phpmu-ciek/template.php
Line: 199
Function: _error_handler

File: /home/ruan1645/public_html/application/libraries/Template.php
Line: 17
Function: view

File: /home/ruan1645/public_html/application/controllers/Berita.php
Line: 59
Function: load

File: /home/ruan1645/public_html/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: file_get_contents(https://nominatim.openstreetmap.org/reverse?lat=39.9625&lon=-83.0061&format=json): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 429 Too many requests

Filename: public_html/tele.php

Line Number: 27

Backtrace:

File: /home/ruan1645/public_html/tele.php
Line: 27
Function: file_get_contents

File: /home/ruan1645/public_html/index.php
Line: 295
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'display_name' of non-object

Filename: public_html/tele.php

Line Number: 30

Backtrace:

File: /home/ruan1645/public_html/tele.php
Line: 30
Function: _error_handler

File: /home/ruan1645/public_html/index.php
Line: 295
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'display_name' of non-object

Filename: public_html/tele.php

Line Number: 41

Backtrace:

File: /home/ruan1645/public_html/tele.php
Line: 41
Function: _error_handler

File: /home/ruan1645/public_html/index.php
Line: 295
Function: require_once