Senin, 30 Maret 2026, WIB
Breaking News

Minggu, 29 Mar 2026, 11:30:46 WIB, 24 View Erawan Erik, Kategori : Lingkungan

Lahan Tidur Jadi 'Dapur' Produktif: Inspirasi Ketahanan Pangan dari Cikaum Subang

SUBANG, ruangargumen.com – Di tengah isu krisis pangan global, sebuah aksi nyata muncul dari sudut Desa Sindangsari, Kecamatan Cikaum, Kabupaten Subang. Dimas Kudratullah, sosok yang menjabat sebagai Sekretaris Brigade Pangan Cikaum sekaligus Ketua Kelompok Tani (Poktan) Pabuaran, berhasil membuktikan bahwa ketahanan pangan nasional bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan aksi di halaman rumah.

Dimas baru saja merayakan "manisnya" hasil kerja kerasnya melalui panen raya jagung hibrida. Menariknya, panen ini tidak dilakukan di atas lahan berhektar-hektar, melainkan di lahan kosong yang sebelumnya terbengkalai di samping rumahnya.

Pemanfaatan lahan tidur ini bukan tanpa alasan. Dimas memandang bahwa kemandirian pangan harus dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga. Dengan memanfaatkan "sejengkal tanah" yang dimiliki, setiap rumah tangga sebenarnya mampu memproduksi sumber pangannya sendiri.

"Alhamdulillah, hari ini kita bisa panen dengan hasil yang sangat memuaskan. Kualitas jagungnya bagus. Ini membuktikan bahwa lahan kosong di sekitar rumah, jika dikelola dengan ketelatenan, bisa menghasilkan nilai ekonomis yang nyata," ujar Dimas saat ditemui di sela-sela aktivitas panennya.

Sebagai praktisi pertanian, Dimas menekankan pentingnya aspek teknis dalam bertani di lahan sempit. Pemilihan jagung hibrida menjadi kunci karena varietas ini dikenal memiliki produktivitas tinggi serta lebih tangguh terhadap serangan hama.

Keberhasilan ini juga menjadi potret nyata peran Brigade Pangan dalam mengawal program pangan nasional hingga ke akar rumput. Dimas berharap apa yang dilakukannya bisa mereplikasi semangat bertani di masyarakat luas.

"Kami terus mengajak warga: jangan biarkan ada lahan tidur. Minimal tanam untuk kebutuhan keluarga sendiri. Kalau hasilnya melimpah seperti ini, tentu bisa menjadi tambahan penghasilan," tambahnya dengan penuh semangat.

Langkah inspiratif Dimas kini mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan petani lokal di Kecamatan Cikaum. Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik bagi warga lain untuk tidak lagi menyia-nyiakan lahan kosong di sekitar tempat tinggal mereka.

Aksi kolektif masyarakat dalam memanfaatkan lahan tidur diprediksi akan memperkuat posisi Kabupaten Subang sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Barat. Dimas telah memulai langkah kecil dengan dampak besar; kini giliran masyarakat lain untuk menyusul jejak produktif tersebut.

Sumber: Ruang Argumen

Magister Hukum Kesehatan UNINUS MMRS Universitas Gajayana RPL MKM Universitas MH Thamrin MMRS Universitas Sangga Buana ARS University



JALAN HOROR SANG JURNALIS JADI PESAKITAN
Minggu, 29 Mar 2026, 12:13:10 WIB, Dibaca : 49 Kali
HADAPI KRISIS PANGAN AKIBAT PERANG BRIGADE PANGAN SINDANG SARI SULAP LAHAN TIDUR JADI PRODUKTIF
Minggu, 29 Mar 2026, 11:30:46 WIB, Dibaca : 24 Kali
GPI SURATI BAPENDA ,KEJAKSAAN MINTA AUDIT SEGERA PAJAK HOTEL & RESTORAN DI SUBANG
Sabtu, 28 Mar 2026, 14:01:58 WIB, Dibaca : 59 Kali



Tuliskan Komentar