
Subang — ruangargumen.com | Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana air rob di wilayah pesisir utara Kabupaten Subang, Pertamina EP Zona 7 Subang Field menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan obat-obatan kepada warga di dua desa terdampak, yakni Desa Muara, Kecamatan Blanakan, dan Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari.
Bantuan ini diberikan berdasarkan pengajuan resmi dari Yayasan Lingkungan Nusantara Indah (YLNI), lembaga sosial yang selama ini aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan lingkungan di wilayah Pantura Subang. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Rezky, perwakilan Humas Pertamina EP Zona 7 Subang Field, dan diterima oleh perangkat desa setempat untuk selanjutnya disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Penyaluran di Desa Muara, Kecamatan Blanakan
Di Desa Muara, Kecamatan Blanakan, bantuan diserahkan secara simbolis oleh Rezky kepada A. Lili Mulyana, Sekretaris Desa Muara. Penyaluran bantuan kemudian dikoordinasikan oleh Kepala Dusun Aris Munandar bersama Ketua RT setempat, yang secara langsung membagikan paket sembako dan obat-obatan kepada warga terdampak.
Desa Muara menjadi salah satu wilayah yang cukup parah terkena dampak air rob dalam beberapa pekan terakhir. Ratusan rumah warga terendam, sebagian akses jalan utama sulit dilalui, dan aktivitas ekonomi masyarakat nelayan terganggu. Bantuan yang disalurkan Pertamina EP Zona 7 Subang Field diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang masih berjuang di tengah genangan air yang belum sepenuhnya surut.
“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Kami ucapkan terima kasih kepada Pertamina EP Zona 7 Subang Field dan YLNI yang telah peduli dengan kondisi kami di Muara. Warga sangat terbantu, terutama karena kebutuhan pokok dan obat-obatan memang sulit dijangkau saat kondisi seperti ini, dan Pertamina EP Zona 7 Subang Field adalah bantuan pertama yang diterima oleh Desa Muara", ungkap A. Lili Mulyana.
Rezky, selaku Humas Pertamina EP Zona 7 Subang Field, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana atau kondisi darurat.
“Pertamina EP memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan yang kuat. Melalui program Pertamina Peduli, kami berupaya memberikan bantuan langsung yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Kami juga berterima kasih kepada YLNI yang telah menjadi mitra kami dalam memastikan bantuan tepat sasaran,” ujar Rezky.
Penyerahan Bantuan di Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari
Setelah penyaluran di Desa Muara, tim Pertamina EP Zona 7 Subang Field melanjutkan kegiatan ke Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, yang juga mengalami dampak serius akibat air rob. Di desa ini, serah terima bantuan dilakukan bersama Sekretaris Desa Anggasari, Sunaryo, dan disaksikan oleh para tokoh masyarakat setempat.
Bantuan kemudian disalurkan secara langsung ke warga terdampak di dua wilayah paling parah terendam, yaitu RT 21 dan RT 22 RW 05, di mana ratusan rumah, fasilitas pendidikan, serta tempat ibadah masih tergenang air hingga saat ini.

Sunaryo menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian Pertamina EP dan YLNI yang cepat tanggap terhadap bencana rob yang terus berulang di wilayah pesisir Subang.

“Kami di Anggasari sudah berkali-kali menghadapi rob, tapi tahun ini dampaknya cukup berat. Warga banyak yang kehilangan mata pencaharian karena tambak dan lahan pertanian terendam. Bantuan dari Pertamina EP dan YLNI ini sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari warga kami,” kata Sunaryo.
YLNI: Kolaborasi untuk Lingkungan dan Kemanusiaan
Sementara itu, Yayasan Lingkungan Nusantara Indah (YLNI) sebagai pengusul dan mitra pelaksana kegiatan ini menegaskan bahwa penanganan bencana air rob di Subang harus dilakukan secara berkelanjutan. Selain bantuan kemanusiaan, dibutuhkan upaya sistematis untuk memperkuat tanggul penahan air laut serta program pemberdayaan ekonomi bagi warga pesisir.
Ketua YLNI dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai lembaga, baik pemerintah maupun swasta, untuk mempercepat penanganan dampak sosial dan lingkungan akibat rob.
“YLNI tidak hanya fokus pada bantuan sesaat, tetapi juga mendorong program jangka panjang seperti penanaman mangrove, peninggian tanggul, dan sistem drainase terpadu di kawasan Pantura Subang. Kami sangat mengapresiasi Pertamina EP Zona 7 Subang Field yang langsung merespons permohonan kami dan menurunkan bantuan dengan cepat,” ujar perwakilan YLNI.
Kepedulian Nyata dari Dunia Industri
Aksi kemanusiaan Pertamina EP Zona 7 Subang Field ini menunjukkan bahwa sinergi antara dunia industri dan lembaga sosial dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Di tengah kondisi cuaca ekstrem dan kenaikan muka air laut yang semakin sering terjadi, bentuk kepedulian seperti ini menjadi harapan bagi masyarakat pesisir yang hidup berdampingan dengan risiko bencana.
Selain menyalurkan bantuan, pihak Pertamina EP juga melakukan dialog dengan perangkat desa dan YLNI untuk memetakan kebutuhan lanjutan warga terdampak, termasuk potensi dukungan dalam bidang kesehatan, air bersih, dan edukasi mitigasi bencana.
Penutup
Melalui kegiatan “Pertamina EP Zona 7 Subang Field Peduli”, diharapkan semangat gotong royong dan solidaritas antar lembaga dapat terus tumbuh. Bencana air rob yang menimpa Desa Muara dan Anggasari bukan sekadar urusan warga pesisir, melainkan tanggung jawab bersama dalam menjaga harmoni antara manusia dan lingkungan.
Dengan adanya kolaborasi nyata antara Pertamina EP, YLNI, dan pemerintah desa, masyarakat pesisir Subang kini tidak lagi sendiri dalam menghadapi tantangan bencana yang datang silih berganti.
Kamis, 05 Mar 2026, 15:53:33 WIB, Dibaca : 68 Kali |
Selasa, 03 Mar 2026, 23:20:08 WIB, Dibaca : 151 Kali |
Selasa, 03 Mar 2026, 21:52:33 WIB, Dibaca : 50 Kali |