Senin, 09 Maret 2026, WIB
Breaking News

Rabu, 21 Jan 2026, 11:25:10 WIB, 118 View Wisnu Ramadan, Kategori : Lingkungan

SUBANG – ruangargumen.com | saat isu lingkungan seringkali hanya berakhir menjadi wacana di media sosial, Desa Kertajaya, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, memilih langkah nyata. Tepat pada Rabu, 21 Januari 2026, desa ini tidak lagi memandang sampah sebagai masalah, melainkan sumber daya yang belum tergarap.

​Melalui program reaktivasi TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah - Reuse, Reduce, Recycle), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat turun gunung berkolaborasi dengan DLH Kabupaten Subang. Misinya satu: mengubah mindset warga dari sekadar "buang sampah" menjadi "olah sampah".

​Menghidupkan Kembali 'Markas' Pengolahan

​Bayangkan TPS 3R bukan sebagai tempat pembuangan yang bau, melainkan sebuah workshop kreatif. Di sinilah sampah dipilah dan diolah agar tidak menumpuk sia-sia.

​Dalam agenda ini, 23 orang "pahlawan lingkungan" lokal—yang terdiri dari anggota Bank Sampah Unit (BSU) dan pengelola TPS 3R Berkah Sampah Sejahtera—berkumpul untuk menyerap ilmu baru. Mentornya langsung dari ahlinya, Cece Rahman dan M. Deni Murdani dari DLH Kabupaten Subang.

​Maggot BSF: Pasukan Elite Pengurai Organik

​Salah satu sorotan utama dalam pelatihan ini adalah pengenalan Biokonversi Maggot BSF.

​Untuk kamu yang belum tahu, bayangkan Maggot BSF (Black Soldier Fly) ini seperti "pasukan pemakan segalanya" yang bekerja 24 jam non-stop. Mereka adalah mesin daur ulang alami yang paling efisien. Sampah sisa makanan (organik) yang biasanya bikin bau di rumah, dilahap habis oleh maggot ini untuk kemudian diubah menjadi kompos atau pakan ternak berprotein tinggi.

​Simpelnya: Sampah organik masuk, cuan keluar.

​Bukan Cuma Teori, Tapi Aksi

​DLH Provinsi Jawa Barat tidak datang dengan tangan kosong. Mereka memberikan support system berupa peralatan krusial:

• ​Meja Pilah Sampah: Agar proses sortiran sampah di TPS 3R lebih cepat dan higienis.

• ​Ember Khusus: Untuk mempermudah warga memisahkan sampah organik di rumah masing-masing.

​Ini adalah langkah awal dari gerakan besar "Pilah Sampah dari Sumbernya". Artinya, tanggung jawab tidak lagi dilempar ke tukang sampah, tapi dimulai dari dapur kita sendiri.

​Visi Desa Mandiri: Stop Bebani TPA Jalupang

​Kepala Desa Kertajaya, Suhana Toyib, dalam pembukaannya menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar seremoni. Ia punya visi besar agar Desa Kertajaya bisa mandiri mengelola sampahnya sendiri (desentralisasi sampah).

​"Mudah-mudahan Desa Kertajaya dapat menyelesaikan persoalan sampah di wilayahnya sendiri dan tidak akan membebani TPA Kabupaten Subang di Jalupang. Wilayah desa bisa bersih dan warganya sejahtera," ujar Suhana penuh harap.


​Pesan ini jelas: Jika desa bisa mengolah sampahnya sendiri, TPA (Tempat Pembuangan Akhir) tidak akan cepat penuh dan meledak seperti bom waktu lingkungan.

​Kertajaya sudah memulai langkah beraninya di tahun 2026 ini dengan memberdayakan warganya dan teknologi alam (maggot). Jika satu desa kecil saja bisa bergerak masif untuk menyelamatkan lingkungan dari rumah mereka sendiri, apa alasan kamu masih mencampur sampah basah dan kering di tempat sampah kamarmu?



Pemilihan Raya DEMA STAI Darussalam Kunir Berlangsung Khidmat,Dimeriahkan Bagi Takjil & Buka Bersama
Kamis, 05 Mar 2026, 15:53:33 WIB, Dibaca : 67 Kali
LH Subang: Pengurangan Armada dan Infrastruktur di TPS Jalupang Jadi Kendala Pengelolaan Sampah
Selasa, 03 Mar 2026, 23:20:08 WIB, Dibaca : 148 Kali
Kadis LH Subang H. Andri Mulya Ingatkan Dapur Makan Bergizi Gratis Wajib Ramah lingkungan
Selasa, 03 Mar 2026, 21:52:33 WIB, Dibaca : 50 Kali



Tuliskan Komentar


A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: file_get_contents(https://nominatim.openstreetmap.org/reverse?lat=39.9625&lon=-83.0061&format=json): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 429 Too many requests

Filename: public_html/tele.php

Line Number: 27

Backtrace:

File: /home/ruan1645/public_html/tele.php
Line: 27
Function: file_get_contents

File: /home/ruan1645/public_html/index.php
Line: 295
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'display_name' of non-object

Filename: public_html/tele.php

Line Number: 30

Backtrace:

File: /home/ruan1645/public_html/tele.php
Line: 30
Function: _error_handler

File: /home/ruan1645/public_html/index.php
Line: 295
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'display_name' of non-object

Filename: public_html/tele.php

Line Number: 41

Backtrace:

File: /home/ruan1645/public_html/tele.php
Line: 41
Function: _error_handler

File: /home/ruan1645/public_html/index.php
Line: 295
Function: require_once