Senin, 09 Maret 2026, WIB
Breaking News

Selasa, 13 Mei 2025, 17:45:49 WIB, 383 View Ensu, Kategori : Sekitar Kita

Garut — hakbicara.com — Ledakan hebat terjadi saat proses pemusnahan amunisi kedaluwarsa milik TNI Angkatan Darat di Kampung Cisurupan, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (8/5/2025).

Insiden tersebut mengakibatkan 13 orang meninggal dunia, terdiri dari empat prajurit TNI dan sembilan warga sipil. Ledakan terjadi secara tiba-tiba saat tim pemusnah melakukan tahap ketiga, yaitu saat penempatan detonator ke dalam lubang pemusnahan.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menyebut bahwa proses sebelumnya berjalan sesuai prosedur dan aman.

“Ledakan terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan 13 korban meninggal dunia,” ujar Brigjen Wahyu.

Identitas prajurit TNI yang gugur yaitu Kolonel Cpl Antonius Hermawan, Mayor Cpl Anda Rohanda, Kopda Eri Priambodo, Pratu Aprio Setiawan dan warga sipil yang turut menjadi korban yaitu Agus bin Kasmin, Ipan bin Obur, Anwar, Iyus bin Inon, Iyus Rizal bin Saepuloh, Totok, Dadang, Rustiawan, dan Endang Warga sipil diketahui berada di sekitar lokasi kejadian karena aktivitas pengumpulan logam sisa pemusnahan, yang merupakan kebiasaan di wilayah tersebut.

Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI) Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa TNI akan melakukan investigasi menyeluruh dan transparan.

“Tim kami di lapangan masih mengumpulkan data dan menyelidiki secara teknis,” ujarnya. 

Lokasi kejadian merupakan lahan milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang biasa digunakan sebagai tempat pemusnahan amunisi, terletak jauh dari permukiman warga.

Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, menyampaikan belasungkawa mendalam serta mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pemusnahan amunisi. 

“Semoga para korban mendapat tempat terbaik. Ini momentum untuk menyempurnakan prosedur dan mencegah korban jiwa di kemudian hari,” ujar TB Hasanuddin.

Senada, Anggota Komisi III DPR RI Lola Nelria Oktavia juga mendesak agar hasil investigasi disampaikan secara terbuka kepada publik. 

“Jangan sampai kejadian serupa terulang. Kita tunggu hasil investigasi resmi untuk memastikan keadilan bagi para korban,” katanya.

Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar operasional yang ketat dalam setiap kegiatan militer. TNI dan DPR RI menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti kejadian ini agar tidak terulang, serta memastikan bahwa seluruh keluarga korban mendapatkan hak dan perlindungan yang layak.



Pemilihan Raya DEMA STAI Darussalam Kunir Berlangsung Khidmat,Dimeriahkan Bagi Takjil & Buka Bersama
Kamis, 05 Mar 2026, 15:53:33 WIB, Dibaca : 67 Kali
Kawal Keterbukaan Informasi Publik, Bayu Ajak Jurnalis dan Insan Pers Subang Jadi Mitra Kritis Pemer
Rabu, 19 Feb 2026, 00:32:01 WIB, Dibaca : 34 Kali
Agung Nugroho Dampingi Menteri Trenggono: Subang Komitmen Penuh pada Revitalisasi Pantai Utara
Jumat, 20 Feb 2026, 18:54:38 WIB, Dibaca : 81 Kali



Tuliskan Komentar


A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: file_get_contents(https://nominatim.openstreetmap.org/reverse?lat=39.9625&lon=-83.0061&format=json): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 429 Too many requests

Filename: public_html/tele.php

Line Number: 27

Backtrace:

File: /home/ruan1645/public_html/tele.php
Line: 27
Function: file_get_contents

File: /home/ruan1645/public_html/index.php
Line: 295
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'display_name' of non-object

Filename: public_html/tele.php

Line Number: 30

Backtrace:

File: /home/ruan1645/public_html/tele.php
Line: 30
Function: _error_handler

File: /home/ruan1645/public_html/index.php
Line: 295
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'display_name' of non-object

Filename: public_html/tele.php

Line Number: 41

Backtrace:

File: /home/ruan1645/public_html/tele.php
Line: 41
Function: _error_handler

File: /home/ruan1645/public_html/index.php
Line: 295
Function: require_once