
SUBANG – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Subang menyatakan dukungan terhadap program Barak yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat dengan penekanan bahwa pemenuhan hak-hak anak harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaannya, Sabtu (19/05).
“Kami mendukung penuh program pembinaan anak yang digagas pemerintah melalui Barak. Namun, yang tidak bisa ditawar adalah bahwa tempat pembinaan tersebut harus benar-benar menjamin hak anak terpenuhi,” ujar Ketua KPAD kab subang Dr. Nur'aeni, S.Psi., M.Si.
Program Barak dirancang untuk memberikan pembinaan kepada anak-anak yang memerlukan perhatian khusus, dengan tujuan membentuk karakter dan kemandirian. KPAD menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap aspek dari program ini sesuai dengan prinsip-prinsip perlindungan anak.
Selain mendukung program Barak, KPAD Subang juga berkolaborasi dengan Program Studi Ilmu Komunikasi universitas Subang untuk menggelar kunjungan edukatif ke 58 sekolah. Rangkaian kegiatan ini akan menyasar satuan pendidikan mulai dari tingkat PAUD hingga SMA.
“Kegiatan ini merupakan bentuk intervensi preventif KPAD dan dunia pendidikan untuk menghentikan praktik perundungan di sekolah. Kami ingin anak-anak merasa aman dan nyaman saat belajar,” tambahnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan menciptakan ruang tumbuh yang sehat bagi anak-anak Subang, dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, akademisi, dan masyarakat sipil.
Kamis, 05 Mar 2026, 15:53:33 WIB, Dibaca : 68 Kali |
Selasa, 03 Mar 2026, 23:20:08 WIB, Dibaca : 150 Kali |
Selasa, 03 Mar 2026, 21:52:33 WIB, Dibaca : 50 Kali |