
SARMI – ruangargumen.com | Semangat toleransi dan kebersamaan menyeruak hangat di Kabupaten Sarmi, Papua. Menjelang momen sakral Natal 2025, Tahun Baru 2026, serta perayaan Ulang Tahun Jemaat ke-42, Satuan Batalyon TP 809/NTM (Nanibarye Temto Mauu) menunjukkan aksi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui program “JUMSI” (Jumat Bersih), pada Jumat (28/11/2025).

Sejak matahari mulai meninggi, ratusan prajurit berseragam loreng tampak melebur tanpa sekat bersama warga. Tua, muda, laki-laki, hingga perempuan, semua turun tangan dengan peralatan kebersihan di tangan. Sasaran utama aksi gotong royong ini meliputi pembersihan lingkungan kampung, perbaikan fasilitas umum, hingga mempercantik rumah ibadah (gereja) yang akan menjadi pusat peribadatan Natal nanti.

Bukan Sekadar Membersihkan Lingkungan
Komandan Yonif TP 809/NTM, Letkol Inf Jeffy Satriansyah S.Hub.Int., menegaskan bahwa kegiatan JUMSI ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar aktivitas fisik membersihkan sampah. Ini adalah simbol persaudaraan yang kokoh di ufuk timur Indonesia.
"Dalam menyambut momen penuh damai Natal dan Tahun Baru 2026, kami ingin hadir di tengah-tengah kesulitan rakyat dan menjadi solusi. Semangat gotong royong ini adalah warisan leluhur yang harus kita jaga," ujar Letkol Jeffy di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, sesuai dengan moto 'Bersama Rakyat TNI Kuat', sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem keamanan yang kondusif. "Kami ingin memastikan saudara-saudara kami di Sarmi dapat merayakan Natal dengan suasana yang bersih, aman, dan penuh damai," tambahnya.
TNI Sudah Seperti Keluarga Sendiri
Kehadiran prajurit Yonif TP 809/NTM disambut dengan antusiasme luar biasa oleh masyarakat lokal. Canda tawa dan senda gurau mewarnai setiap sudut kampung saat prajurit dan warga bekerja bahu-membahu.
Tokoh masyarakat setempat, Pdt. Agustina b. Gainau, S.Si.Teol, tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Ia mengapresiasi inisiatif TNI yang dinilai sangat menyentuh hati masyarakat.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI dari Yonif TP 809/NTM. Dukungan penuh kami berikan untuk setiap program Batalyon karena mereka sudah kami anggap seperti keluarga sendiri. Berkat mereka, kampung kami jadi bersih dan gereja kami siap menyambut Natal dengan indah," ungkap Pendeta Agustina dengan mata berbinar.
Ditutup dengan Makan Bersama
Kemanunggalan tersebut semakin terasa kental saat kegiatan ditutup dengan tradisi makan bersama ala kadarnya. Duduk melingkar dan menyantap hidangan bersama menjadi penutup manis yang merekatkan ikatan emosional antara aparat keamanan dan warga sipil.
Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, Yonif TP 809/NTM berharap pesan damai Natal dapat tersampaikan ke seluruh penjuru negeri, sekaligus membuktikan bahwa kedaulatan NKRI tidak hanya dijaga dengan senjata, tetapi juga dengan hati yang melayani rakyat.
Kamis, 05 Mar 2026, 15:53:33 WIB, Dibaca : 67 Kali |
Selasa, 03 Mar 2026, 23:20:08 WIB, Dibaca : 148 Kali |
Selasa, 03 Mar 2026, 21:52:33 WIB, Dibaca : 49 Kali |