
ruangargumen.com | SUBANG – Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi menghadiri kegiatan pemaparan 100 hari kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang yang digelar di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.
Kegiatan tersebut diawali dengan laporan Ketua BAZNAS Kabupaten Subang Dr. H. A. Sukandar, M.Ag yang menyampaikan bahwa dalam 100 hari pertama, BAZNAS telah melakukan penguatan tata kelola kelembagaan serta optimalisasi pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa zakat harus diposisikan sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan keadilan sosial di masyarakat.
“Zakat bukan sekadar kewajiban agama, tetapi instrumen hebat untuk keadilan sosial. Dalam 100 hari ini, kami meletakkan pondasi transformasi dan penguatan regulasi agar pengelolaan ZIS di Subang semakin transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi mustahik,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa sejumlah capaian telah diraih, di antaranya penyusunan regulasi pengelolaan zakat, pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai tingkatan, serta peningkatan pengumpulan zakat dan infak Ramadan. Selain itu, program unggulan seperti Subang Cageur, Subang Bageur, Subang Pinter, hingga Subang Singer turut menjadi fokus dalam pendistribusian dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Subang Kang Akur menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS Kabupaten Subang yang dinilai telah menunjukkan progres positif dalam waktu relatif singkat.
Ia menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS menjadi sangat penting, terutama dalam menjawab keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah dalam mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat.
“BAZNAS hadir menjadi solusi di tengah keterbatasan APBN dan APBD. Banyak kebutuhan masyarakat yang tidak bisa terjangkau oleh pemerintah, di situlah peran zakat menjadi sangat penting,” ujarnya.
Kang Akur juga menyoroti potensi besar zakat di Kabupaten Subang yang saat ini masih didominasi oleh zakat profesi dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia mendorong agar ke depan keterlibatan sektor swasta dapat lebih dioptimalkan.
“Saat ini zakat profesi masih didominasi ASN. Ke depan, kami berharap perusahaan-perusahaan di Subang dapat menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya bisa lebih luas dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan zakat yang baik akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap BAZNAS harus terus diperkuat.
“Zakat yang dikelola dengan baik akan kembali kepada masyarakat. Karena itu, kepercayaan menjadi kunci utama,” tegasnya.
Kang Akur juga menekankan pentingnya keselarasan antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah dalam membangun Subang melalui pendekatan sosial dan keagamaan yang berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor utama dalam mendorong pembangunan daerah yang adil, sejahtera, dan religius.
“BAZNAS dan Pemerintah Daerah memiliki visi yang sama. Kita harus bekerja sama dengan seluruh stakeholder untuk membangun Subang,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Kang Akur menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran BAZNAS Kabupaten Subang selama 100 hari pertama serta mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran BAZNAS yang telah bekerja selama 100 hari ini. Mari kita perkuat sinergi agar manfaat zakat semakin luas dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Usai sambutan Wakil Bupati Subang, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan.
Adapun penerima penghargaan UPZ Kecamatan sebagai berikut:
*Kategori Aspek Penghimpunan Terbaik*:
1. Kecamatan Jalancagak
2. Kecamatan Pagaden Barat
3. Kecamatan Ciater
*Kategori Peningkatan Penghimpunan Terbanyak*:
1. Kecamatan Kalijati
2. Kecamatan Purwadadi
3. Kecamatan Sagalaherang
Kategori Setoran Terbesar
1. Kecamatan Subang
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi UPZ dalam meningkatkan pengumpulan zakat serta memperluas manfaatnya bagi masyarakat. Selanjutnya, kegiatan ditutup dengan peluncuran Buku Fiqih Zakat Kontemporer. _(Metalia/Prokompim)_
Sumber: Ruang ArgumenMagister Hukum Kesehatan UNINUS MMRS Universitas Gajayana RPL MKM Universitas MH Thamrin MMRS Universitas Sangga Buana ARS University
100 HARI BAZNAS WABUP \"SETORAN ZAKAT DI PERLUAS DI LUAR ASN\"Kamis, 23 Apr 2026, 15:31:11 WIB, Dibaca : 23 Kali |
RESMI ADUKAN KE APH !! IMM SUBANG MEMINTA AUDIT DEWAN PENDIDIKANKamis, 23 Apr 2026, 15:13:25 WIB, Dibaca : 64 Kali |
Dukung Pendidikan, PT. Handsome Salurkan Beasiswa Rp30 Juta untuk SMAN 1 Purwadadi & SMAN 1 KalijatiKamis, 23 Apr 2026, 13:16:00 WIB, Dibaca : 76 Kali |